Rabu, 04 April 2012

Sukai Dulu, Baru Kuasai


Menekuni bidang informatika, rata-rata berakhir dalam profesi programmer. ini pula yang ada dalam bayangan sebagian besar mahasiswa politeknik telkom program studi (Prodi) manajemen informatika saat lulus nanti. Padaha, masih banyak bidang kerja lain yang masih bisa di kambangkandari seorang proggarmer.

Untuk menopang prospek karir seorang programmer di masa depan, himpunan mahasiswa manajemen informatika (HMMI) politeknik telkom pun menggelar seminar masa depan programmer? "programmer as beginning for information technology". kegiatan ini berlangsung di aula politeknik telkom, kamis(1/12).

seminar ini menghadirkan dua pembicara yang ahli dalam bidang programming, yakni andik taufik dan mirza akhena. andik merupakan penulis buku 'smart assistant for museum project navigation samson', sementara mirza merupakan alumnus institut teknologi telkom (IT Telkom) yang kini menjadi dosen di almamaternya.

di awal sminar, mirza menekankan pada peserta untuk menyukai bidang programming terlebih dahulu, jika ingin menjadi seorang programmer. "menjadi seorang programmer tidak susah, asal kita menyukai terlebih dahulu. baru ilmunya nanti bisa kita kuasai" ujar mirza.

senada dengan mirza, andik mengawali kegiatannya dalam tulis menulis, karena dirinya senang menulis. "untuk menulis, mulailah sedikit demi sedikit dan harus sesuatu yang kita sukai. jangan memaksakan apa yang kita tidak sukai," tutur pria dengan beberapa profesi ini, di antaranya  mobile developer dan system analyst & designer bappenas jakarta ini.

keduanya pun memaparkan perkembangan dunia programming di lingkungan global yang lebih spesifik. menurut andik, orang di luar menyukai seseorang dengan keahlian sedikit namun fokus, daripada tau banyak tapi hanya setengah-setengah

mirza menambahkan, "banyak pengerjaan software luar negeri seperti di singapura yang di kerjakan orang-orang indonesia, salah satunya di bandung. dengan skill yang qualified, bukan kita yang mencari pekerjaan, tapi malah orang nanti yang mencari kita untuk mengerjakan suatu pekerjaan". "jangan serahkah dengan menguasai banyak bidang," andik menegaskan

menyoal bidang programming yang di nilai sulit oleh beberapa mahasiswa, mirza memiliki tips yang cukup ampuh,"saya bisa seperti saat ini, karena sudah melewati trial dan eror ratusan kali. misal saat melakukan coding dan malah error. jangan di ambil pusing, tapi berusaha cari solusinya, misalnya dengan search di google untuk kesalahan-kesalahan yang mirip dengan kita," jelasnya.

andik menambahkan, para mahasiswa tidak harus dan tidak mungkin mampu menghafal semua syntac dan coding dalam bidang programming. "kita tidak mungkin  menghafal  semua syntac dan coding. yang ada programmer terbiasa atau tidak denga koding tersebut, karena itu jadi referensi dan biasakan diri dalam bahasa-bahasa programmer itu" ujarnya. para mahasiswa tampak antusias mengikuti seminar yang di sponsori harian kompas, bahkan kompas pun memberikan surak kabar edisi hari ini dan sebuah majalah IT secara cuma-cuma.(*)



sumber: majalah politeknik telkom | It-touch | 9 | desember 2011

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar